17 Agustus 2011

Tahun 2011 --- Tahun Penuh Ujian

Alhamdulillah akhirnya masih bisa nulis juga. setelah 2010 (sudah nulis tapi gak jadi di share) gak nulis blas di blog milik kita ini.

Tahun ini, kembali lagi keluarga kita menerima banyak cobaan dari Allah SWT, baik cobaan yg membahagiakan dan cobaan yg mengharukan. Salah satu cobaan yg mengharukan adalah kisah dr saudara kita Muwasiq M. Noor yg datang ke RS Dr. Sutomo, tempat dik To (alm)dirawat saat itu, dengan membawa sebotol Madu Murni Merk Pramuka. Saya hanya bisa membayangkan saja bahwa dik wasiq kesana dengan membawa sebotol Madu yg ia janjikan akan dibawa utk Alm dik to yg saat itu masih dirawat di RS Dr. Sutomo. Kemudian mendapati bahwa Alm dik to sudah tidak ada di ruang perawatan dan sudah dibawa ruang jenasah utk segera dibw kembali ke tanah leluhur kita Kenduruan. Kontan saat itu dik wasiq meluncur ke r.jenasah dan ternyata beliau pun ketinggalan, karena Jenasah Dik To saat itu baru saja dinaikkan ambulance utk meluncur ke Kenduruan..tanah leluhur kita.

Semoga Allah SWT memberikan tempat yg terbaik utk saudara kita dik To.

Dari kisah ini mungkin dpt kita ambil hikmah dr ini, bahwa janji memang harus ditepati, dan saya yakin janji dik Muwasiq M Noor utk membawakan Madu utk saudara kita telah ditepati.

Sy jd malu pd diri sendiri, yg sering lupa atas janji yg kita sampaikan.

Bahkan mungkin kita juga kadangkala lupa dengan janji kita saat kita dilahirkan di dunia ini ....
Janji yg Pertama :

"dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah aku ini Tuhanmu?" mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuban kami), Kami menjadi saksi". (kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya Kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)",

Dengan adanya persaksian ini, maka manusia tidak boleh kafir atau syirik kepada Allah. Dan Semoga Keluarga Besar Bani Moekti tetap diberikan Hidayah-Nya utk tidak lupa atas janji yg pernah ia ucapkan saat masih didalam rahim ibu kita.
Persaksian itu kemudian di Ikrarkan kembali dengan Mencucapkan Kalimah Tauhid di dunia yang pada hakekatnya kita mengucapkan kembali persaksian / janji kita sebelumnya.

Janji yg Kedua :
"Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, Maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu Amat zalim dan Amat bodoh,"

Dari janji amanat itu maka manusia sesudah lahir ke dunia, dituntut kembali mengungkap kesaksian menerima Rasul Allah, yang membawa kabar gembira dan peringatan bahwa amanat amanat yang kita telah berjanji untuk memikulnya dan kesemua amanat itu disampaikan kepada Rosulullah Saw berupa Wahyu yakni isi dan kandungan Alquran"

Di dalam Alquran Terdapat Amanat yang berupa Tugas - Tugas Keagamaan yakni beribadah kepada Allah, shalat, zakat , puasa, dan ibadah ibadah yang lain yang wajib untuk dilaksanakan serta Larangan larangan yang wajib untuk di tinggalkan.

Semoga kita bisa mengambil hikmah, bahwa Janji Kita Harus ditepati....
Semoga Allah SWT menjadikan kelurga besar Bani Moekti ini...menjadi kelurga yg selalu ingat atas janji-2 kita kepada-Nya.

Wass.wr.wb
bapak-e Rifqi

Tidak ada komentar: