
Sudah menginjak tahun ke-5 papaku menjadi abdi negara di Pulau Madura. Selama itu pula beliau pulang balik dari malang-madura setiap minggu, yang beliau jalani dengan penuh keikhlasan dan kesabaran. Terkadang aku melihat juga kasian setiap senin pagi-pagi habis sholat subuh berangkat ke Madura dan pulang lagi ke Malang pas kamis tengah malam.
Yang sering, beliau di Madura sendirian kadang-kadang saja mama menemani kalau kebetulan ada acara disana. Kalau mama ikut kesana aku dan mbak Opieth harus menjaga rumah berdua. Karena memang yang ada dirumah hanya aku berdua saja. Suka dan duka yang aku alami bersama mbak opieth antara lain aku sudah sering ditinggal pergi oleh mama dan papa ke Pulau Madura. Dan selama itu juga aku mersakan suka dan duka,antara lain:
L Aku sudah sering ditinggal mama dan papaku ke Pulau Madura, sehingga harus sendirian di rumah karena mbak Opieth kalo kuliah sampai sore terkadang sampai malam.
L Aku juga pernah lhoo dititipkan ke tetangga setelah pulang sekolah karena di rumah kosong,ho8..
L lebih susah lagi kalo papa dan mama di Madura susu dirumah habis, ya terpaksa puasa gak minum susu nunggu sampai mama datang dari Madura. Yang pasti aku sekarang sudah terbiasa tidak ditunggui mama dan papa
Untuk mengisi waktu aku akhirnya ngambil les di sekolah mapun di rumah ibu guru
Selain dukanya banyak juga sukanya lhoo misalnya:
J Setiap papa akan kembali ke Pulau Madura aku dikasih TTR (Tunjangan Tunggu Rumah) ya… lumayaan dapat dipakai beli jajan kalo dirumah tidak ada orang.
L kalo sedang malas makan sering bersama mbak Opieth makan di luar tapi urunan
J Pernah lho ketika papa ada program ke luar negeri aku pernah di ajak keliling Asia.
Aku ceritakan pengalamanku ke luar negri ini ya!...
Pengalaman ini sangat berharga bagiku dan masih kuingat sampai sekarang dan takkan terlupakan. Waktu aku kelas 4 aku diajak papa dan mama ke malaysia dan ke singapore. Dan perjalanan itu ternyata bersama bapak-bapak rektor se Indonesia wah bahagia dan bangga sekali rasanya.
Sebelum berangkat ke singapore dan malaysia aku sudah tak sabar dada ini berdetak lebih kencang daripada biasanya, karena ini pengalaman pertamaku naik pesawat. Akhirnya aku izin tidak masuk sekolah selama 5 hari lamanya. Perjalanan ke Malaysia ternyata diawali ke Batam dulu. Pada waktu aku di dalam pesawat serasa deg-degan, perasaan campur aduk mulai senang, takut, dan masih banyak lagi. Dan saat pesawat mulai lepas landas aku mulai merasa tentram, senang, tapi masih ada rasa takut. Dan alhamdulillah aku sudah sampai ke Batam dengan lama perjalanan 2 jam dari surabaya. Di Batam menginap 1 hari di hotel karena para rektor ada rapat, lalu besoknya aku berangkat ke Malysia bagian timur naik kapal dengan lama perjalanan ± 1 jam.di malaysia aku sama mama dan papa jalan-jalan dan menginap 2 hari 1 malam di hotel Malaka. Lalu aku,mama,papa ke singapore.naik kapal lagi,terus menginap disana 2 hari di hotel. Perjalanan itu sangat menyenangkan melihat obyek wisata dinegeri orang. Dan berakhirlah pengalaman ku perjalanan di negeri orang. Memang perjalanan bersama ke dua orang tua itu sangat menyenangkan, tapi berpisah dengan orang tua untuk sementara karena tugas, tidak ada masalah...(fara)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar