27 September 2008

Telaga Sarangan yang Permai


Liburan sekolah adalah saat yang ditunggu-tunggu oleh setiap siswa setelah satu semester suntuk dengan pelajaran sekolah. Pada saat liburan biasanya mengajak bapak dan ibu untuk pergi ke tempat-tempat tertentu untuk lebih mengenal alam ciptaan Allah sambil rekreasi.

Kenaikan kelas tahun ini kami memperoleh hari libur selama 10 hari. Satu minggu pertama kulewati hanya dengan membaca buku di rumah, maunya sih pergi keluar kota, tetapi tidak memungkinkan karena kesibukan bapak sangat padat. Alhamdulillah pada minggu berikutnya bapak ada kegiatan diluar Surabaya tepatnya di kota Magetan. Bak gayung bersambut, saat yang dinanti tiba aku dan ibu sepakat untuk diijinkan mengikuti bapak keluar kota dan bapak mengijinkan.

Hari Rabu jam 3 siang kami berangkat dari Surabaya berempat yaitu bapak, ibu, aku dan reyhan, lima dengan Pak Bakri sopir kantor bapak. Mbak Rosyi tidak ikut karena punya acara sendiri berlibur ke Jember bersama teman-teman sekolahnya. Perjalanan cukup lama, pukul 21.00 kami sampai di Magetan kemudian melanjutkan lagi menuju ke Sarangan. Untuk penginapannya ternyata bapak sudah disediakan satu kamar di hotel Telaga Mas yang lokasinya persis ditepi telaga Sarangan. Kebetulan kamar kami di lantai 2 sehingga lebih leluasa melihat pemandangan di seputar Telaga Sarangan.

Karena Danau Sarangan terletak di atas Gunung Lawu, sehingga perjalanan menuju kesana penuh dengan tanjakan dan kelokan-kelokan serta sesekali menurun. Dan yang sangat terasa adalah suhu udara disana yang sangat dingin, padahal saya dan reyhan tidak siap dengan baju hangat, sehingga kami harus berebut selimut.

Hari berikutnya kami mengawali sarapan pagi dengan nasi pecel yang dibeli ibu didepan pintu kamar, karena disana banyak penjaja makanan yang menhampiri dari kamar ke kamar dan nasi pecelnya cukup enak lagi murah. Selanjutnya bapak mengikuti kegiatan kantor sedangkan kami bertiga menikmati obyek rekreasi di Telaga Sarangan.

Untuk dapat mengelilingi telaga Sarangan yang panjang kelilingnya mencapai sekitar 5 km itu dapat ditempuh dengan menaiki motor boat atau dengan menunggang kuda yang setiap saat siap mengantar kita. Kami bertiga tidak ingin melewatkan kesempatan ini makanya keduanya baik motor boat maupun nunggang kuda juga kami telah coba. Kita bisa melihat pemandangan yang indah dan juga perkampungan penduduk sambil menunggang kuda.

Tak terasa, tiga hari telah terlampaui, hari Sabtu aku dan keluarga harus bersiap-siap dan berkemas karena selepas makan siang kami akan kembali pulang ke Surabaya. Sambil menunggu saat pulang kami, tak lupa membeli oleh-oleh untuk sanak saudara dan para tetangga. Setelah sampai di Surabaya, aku bersiap-siap untuk kembali sekolah.

by : Nabila binti Miswan Hadi

Tidak ada komentar: